Jeda di Kolong Gambir

Kita, para pemakai jasa kereta api, mungkin tak pernah memperhatikan keberadaan para porter yang di Stasiun Gambir jumlahnya mencapai 250 orang ini. Bukan cuma penghidupan. Stasiun juga menjadi rumah kedua mereka yang memberi perlindungan dari panas dan hujan. Meski tempat itu hanyalah berupa celah yang bahkan tidak pernah dilongok orang. (Intisari, Februari 2012)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: